Showing posts with label Online | Capsa Online | AduQ | Agen Poker Domino Capsa AduQ Indonesia. Nikmati 5 permainan sekaligus dalam 1 web dan dalam 1 ID/Username.. Show all posts
Showing posts with label Online | Capsa Online | AduQ | Agen Poker Domino Capsa AduQ Indonesia. Nikmati 5 permainan sekaligus dalam 1 web dan dalam 1 ID/Username.. Show all posts

Monday, August 22, 2016

Cerita Sex Mamaku Cinta Sejatiku

cerita sex, cerita nyata, cerita ngentot, cerita mesum, cerita dewasa –Aku di besarkan di Jakarta kelahiran tahun 1984, Aku anak bungsu 3 bersaudara. Cerita sex terbaru ini tentang Mamaku yg cantik dan seksi, Cerita tentang pengorbanan dan cintanya padaku. Namanya Citra Papaku menikahi Mama dalam usia 15 tahun, setahun kemudian kakak ku Wildan lahir, didikuti oleh kakak perempuanku Hellen, lalu setahun kemudian lahirlah aku, Niko.


Papaku bekerja pada sebuah perusahaan pertambangan milik Negara, Papaku orangnya santun dan rajin, Cuma ada satu cacatnya Papa, dia hobi minum, sering kalo malam sepulang kantor ia minum-minum samapi tdk sadarkan diri sehingga harus di gotong ketempat tidur. Tapi biarpun begitu dia sangat baik Agen Judi Online pada Mamaku dan aku bias merasakan bahwa Papa menghormati dan mencintai Mamaku.
Kakak saya, Wildan, selalu dalam kesulitan baik di dalam dan luar sekolah, Mama dan Papa melakukan semua yg mereka bias untuk menolong kakakku ini tapi kayaknya ngga ada efek. Sedangkan kakakku Hellen orangnya pendiam. Kalo aku yg paling cerewet di keluarga.
Aku selalu berusaha membantu Mama pada setiap kesempatan, dan Mama selalu mencariku untuk dimintai bantuan. Dgn cara ini membuat ku dekat dgnnya. Aku selalu meluangkan waktu untuk ngobrol dgnnya, ini bias membantu Mama untuk mengatasi kebosanan harinya.
Papa pergi bekerja di pagi hari dan pulang larut malam dan ketika ia akan pulang ia akan melanjutkannya dgn minum-minum, hal ini membuat Mama merasa diabaikan.
Bagiku bahwa dalam pernikahan orrang tua ku sudah tdk ada bunga-bunga asmaranya lagi walaupun aku tau mereka tetap saling mencintai
Cerita dewasa terbaru, Aku, bekerja paruh waktu setelah sekolah Dalam rangka menambah uang jajanku; ini membuatku punya sedikit waktu untuk bersosialisasi.
Setelah anggota keluarga lainnya sudah tidur, Mama dan aku akan duduk di meja dapur untuk ngobrol2. Aku tahu Mama sangat menikmati saat-saat kita ngobrol berdua.. Tahun-tahun berlalu, aku dan Mama menjadi sangat dekat. Dia akan sering memelukku dan berkata bahwa aku cahaya dalam hidupnya. Saya sangat dewasa untuk anak seusiaku .
Ketika aku berumur enam belas tahun aku mulai melihat Mama dalam cara yg berbeda. Aku melihat Mamaku itu sangat seksi sekali .

Dia punya rambut hitam panjang, Dan bahkan setelah melahirkan tiga anak-anak dia tetap terlihat sexy, dgn ukuran dada 36.
Seberapa dekatkah aku dgn Mama? kita sangat dekat, kita tdk sungkan lagi berbicara hal-hal yg pribadi dan rahasia. Aku bercerita tentang aku dan teman-teman wanita ku, apakah aku suka atau tdk suka, dan dia berbicara tentang masa lalunya sebelum ia menikah dgn Papa.. Dia tdk pernah menyesali perkawinan karena menghasilkan beberapa hal penting dalam hidupnya, yaitu suami dan anak-anaknya.
Aku mulai berusaha untuk mendapatkan pelukan dan ciuman Mama. Aku mulai menuai hasil dari segala pujian ku ke Mama, dimana ia akan bersemu merah.bila aku mulai memujinya atau memberikan ia bunga dgn disertai catatan betapa aku saying padanya.
Aku mulai rutin membawanya ke bioskop film dan makan malam pada akhir pekan.
Di bioskop memegang tangannya, lalu aku mulai meletakkan lenganku di bahunya di mana dia akan
bersandar dan menyandarkan kepalanya di pundakku. Aku tahu dia selalu menunggu-nunggu untuk akhir pekan bersamaku dan ia selalu mencoba untuk memilih film dgn baik sebelumnya. Setelah nonton film kita akan menuju pantai untuk menikmati malam. Kami bicara tertawa dan mengolok-olok satu sama lain.

“Nik”, katanya suatu hari,
“Mama pikir kamu harus kencan dgn gadis seumuran kamu, Mama tdk ingin memonopoli kamu “.
“Bu” kataku.
“Niko Cuma pengan sama kencan sama Mama,. Niko udah coba untuk pergi dgn gadis-gadis lain tapi selalu memikirkan Mama “.

Mama menarik kepalanya ke belakang menatapku heran dan kemudian diam.
“Mama apa yg Niko bilang salah?”.
“Mama pikir kita sebaiknya pulang” katanya …..

Aku mengutuk diri, menyesali apa yg aku katakan, tapi tahu bahwa itu keluar dari hati, dan tak mungkin aku tarik kembali.
“Bu,” kataku,
“Niko minta maaf kalau Niko menyinggung Mama,. Jangan marah sama Niko karena mengatakan Niko cinta Mama dan Niko akan melakukan apa saja untuk membuat Mama bahagia “. Keheningan itu berlangsung selama beberapa waktu dan kemudian dia menatapku sedih.
“Niko itu bukan salah kamu tapi salah Mama. Tdk seharusnya kita pergi kencan seperti ini, walaupun Mama kesepian ”
“Bu,” aku berkata “Niko berharap itu tdk terjadi..aku benar-benar sayang Mama”.
“Sayang…. ini hal yg tdk boleh terjadi antara seorang Mama dan anak “.
“Bu,” jawabku dgn putus asa,
“apa yg telah terjadi tdk bisa ditarik kembali tapi Niko akan buktikan apa yg Niko katakan “. Mama terdiam lama lalu menangis. Aku menariknya ke dadaku dan memeluknya.
“Nik” bisiknya. “Mama pikir kita harus pulang” Mama menjadi lebih dingin kepadaku setelah itu.

Meskipun aku memohon , tapi, dia tdk membiarkan saya membawanya keluar pada akhir pekan, Mama bilang aku harus mencari kencan yg seumuran dgn ku. Aku bisa melihat bahwa hal ini menyakitinya sama seperti yg aku rasakan.
Hari berlalu Mama tampak semakin murung. Hal ini berlangsung selama sebulan.

Papa melihat perubahan ini dan bertanya mengapa Mama tdk pergi ke bioskop dgn ku lagi. Mama menggeleng dan berkata mengapa bukan Papa mengajaknya Mama keluar.
“Kamu tahu Sayang, Aku bekerja keras dan Minggu adalah satu-satunya hari lMamar. Aku lebih memilih untuk tinggal dan bersantai di rumah, “jawabnya.
Dia mabuk seperti biasanya. Lalu percecokkan pun terjadi yg berakhir dgn Mama keluar ke kamar tidur dan membanting pintu.
Pada hara Selasa, ketika Papa, kakak dan adik saya berada di luar rumah aku mengajak Mama keluar lagi. Yg mengejutkan dia diam-diam menganggukan kepalanya tanda setuju. Aku lalu memeluknya dan dia meletakkan kepalanya di bahuku. Aku memeluknya erat-erat menunjukkan kepadanya bahwa dgn persetujuan-nya hubungan kami telah berubah. Aku dgn sangat lembut membelai punggungnya. Dia terus menyandarkan kepalanya dibahuku. Aku menatap matanya dan berkata dgn tenang.
“Mama aku mencintaimu dan aku tdk bisa mengubahnya”. Aku membungkuk mencium pipinya, lehernya, dan kemudian dgn berani mengecup bibirnya. Mama tdk menolaknya. Saya sangat gembira bahwa akhirnya, tampaknya ia menanggapi perasaanku.
Bungaku kini diterima dgn ciuman hangat di pipi.
Ketika kami hanya berdua, kami berpelukan kembali tapi tangan dgn lembut membelainya.
Pada hari-hari berikutnya sebelum kita kencan, aku melihat perubahan pada dirinya. Kutanya kenapa, Mama menjawab bahwa ia Senang akan nonton film dgnku . Kakakku Hellen tersenyum padaku berkata bahwa aku telah berhasil mengajak Mama keluar.

Aku mengatakan padanya bahwa Mama memang perlu istirahat.
Malam itu Mama tampak mempesona dalam gaun ketat. Payudara dan pantatnya terlihat semok sekali. Aku terpana melihatnya Ia tampak sangat muda. Aku menerima banyak tatapan iri dari laki-laki lain. Kamu menonton film drama yg romantis malam itu Seperti biasa aku merangkul Mamaku sementara ia menyandarkan kepalanya di pundakku. Setelah film seperti biasa kami pergi ke pantai.
Mama menatap mataku dan berkata,
“Mas, terima kasih untuk kesabaranmu dan terima kasih untuk malam yg indah ini “.
Aku memandang Mama dan berkata,
“Mama tampak seksi sekali malam ini”.
Mama bersemu merah dan tertawa
“Niko kamu sepertinya sedang merayu Mama”.
Aku memandangnya dan berkata,
“yah…memang”.
Mama menarik kepalanya ke belakang dan menjawab,
” Niko, aku ini Mama kamu dan selain itu Mama sangat mencintai Papamu “.
” apakah Mama benar-benar mencintainya? Niko lihat Papa telah mengabaikan Mama dan Niko tau Mama sangat tdk bahagia. Beri Niko kesempatan, Niko dapat membuat Mama bahagia! ”

Dia menjawab pelan setelah jeda panjang,
“Niko mungkin kita harus pulang sebelum salah satu dari kita melakukan sesuatu yg kita dapat sangat menyesali seumur hidup kita “.
Aku menjawab.
“Bu.. Niko minta maaf tapi Mama begitu cantik, Mama membuat Niko mengatakan dan melakukan hal-hal yg ngga bisa Niko kontrol. Sering kali Niko berharap Mama bukan Mamaku mungkin itu akan lebih mudah buat Niko “.
Aku bisa melihat bahwa Mama merasa senang mendengar pujian itu. Aku yakin Papa tdk pernah melakukan hal itu.
Mama membelai pipiku,

“Ohh… sayang …. Apakah menurut Niko Mama benar-benar cantik? ”
Aku tersenyum dan menjawab
“Ya …Mama cantik dan seksi sekali. Tiba-tiba Aku membungkuk dan menciumnya.
Mama tdk menolaknya tetapi tetap pasif dan kaku dalam pelukanku.
Aku terus menciumnya dgn bergairah. Tiba-tiba Mama meresponnya dgn memberikan tekanan yg sama terhadap bibirku. Aku ciumi seluruh wajahnya dan pipinya, matanya, hidungnya dan kembali ke bibirnya. Aku mengecupnya lembut dan mencoba memasukkan lidahku dan ia membuka bibirnya. Tiba-tiba Mamaku berkata,
“Niko sudah malam Mama kira kita harus pulang “.
Ketika kami kembali Mama menyandarkan kepalanya ke pundakku. Aku bisa melihat senyum di sudut mulutnya. Setengah jalan ke rumah aku berhenti di sebuah jalan kecil, Mama terkejut. Aku memarkir mobil untuk berhenti, dan menarik Mama ke arahku, dan mulai menciumnya.
Dgn lembut kuletakkan tanganku di payudaranya, Mamalu tampak menegang, lalu melepaskan ciumannya dan berbisik,
“Niko, kita tdk boleh melakukan ini “. Tapi aku memotong protesnya lebih lanjut dgn mengecup kembali bibirnya. Aku terus membelai payudaranya.
Payudaranya terasa padat di dalam tanganku. Aku tahu Mama menikmatnya karena ia mulai mengerang dan semakin ganas menciumku.
Tiba-tiba ia menarik kembali dan berkata, “Niko kita harus pulang”.
“Baik bu”. Ketika kami tiba, rumah sepi. Semua orang sudah pergi tidur. Aku tahu Papa akan cepat tertidur karena mabuk. Ketika kita masuk rumah Mama dan saya mulai lagi berciuman di ruang tamu. Mula-mula ia protes mengatakan bahwa seseorang bisa melihatnya.
Aku menjawab pelan,
“Mama Niko mencintai Mama seperti Niko belum pernah mencintai siapa pun sebelumnya. Niko hanya ingin mencium Mama sepanjang waktu. Niko tdk dapat menahannya. Lagi pula semua orang sudah tertidur lelap “.
“So Sweet….. Niko, Mama jg cinta kamu! Tapi Mama wanita yg sudah menikah dan bagaimanapun kekurangan Papamu Mama masih mencintai dia!”
“Mama”, aku berbisik,
“Yg kita lakukan adalah penciutan Niko tdk melihat ada salahnya itu? ”
“Tapi, Sayang seseorang bisa bangun dan melihat yg kita lakukan”. Tiba-tiba aku punya ide.
“Mama, bagaimana kalau pergi ke kamarku. Kita dapat mengunci pintu. Papa…. Niko yakin sudah mabuk dan tdk akan mencari Mama “. Mama diam selama beberapa detik. Aku terkejut ketika dia mengangguk setuju.

Mama menjawab,
“Pergilah ke kamar dan tunggu Mama, Mama periksa Papamu dulu”. Di kamar, aku berjalan mondar-mandir penuh gelisah.
Tiba-tiba pintu kamarku terbuka dan Mama melangkah masuk la menutup pintu dan menguncinya. Dia mendekatiku dan berkata,
“Papa tidur…. mabuk seperti biasa”.
“Sayang, Mama pikir kita tdk boleh melakukan ini, ini bisa kendali”, bisiknya.” Mama tdk pernah mengkhianati Papa “. “Niko tahu” Aku jawab “Tapi Mama, Niko tdk akan pernah menyakiti Mama. Niko sangat mencintaimu Mama “.
“Oh… Niko” kata Mama malu-malu dan mencium pipiku. Aku mulai bermesraan dgn Mama di tempat tidurku dan mulai menciumnya dgn bernafsu Tanganku sekarang menggraygi seluruh tubuhnya, membelai payudara satu dan pantatnya.

Aku lepas kancing di bagian depan bajunya. Mama menjadi kaku dalam pelukanku selama beberapa detik, tapi kemudian ia bisa lebih santai. Aku dgn cepat membuka kancing dan melepas bajunya secepat mungkin takut dia akan berubah pikiran setiap saat.
Sementara aku terus menciumnya. Aku meraih ke belakang dan melepas BH-nya. Lagi Mama protes dan berbisik lemah,
“jangan Niko “.
Aku memotong protesnya dgn menciumnya lagi. Tiba-tiba Payudara telah terbuka. Aku menjadi bernafsu dan mulai meremasnya Payudaranya terasa lembut dan seksi. Aku membungkuk dan menghisap putingnya dalam mulutku dan mulai menjilati dan mengisap.
Mama mengerang dalam nafsu. Puting terasa menegang.
”Mama…Niko cinta pada Mama, Niko tdk bisa menahan diri. Niko tahu Niko harusnya merasa bersalah tapi aku tdk peduli ”
Aku terus menciuminya Mama mendesah. Aku mencapai pusarnya dgn lidahku dan mulai mencium dan menjilati. Aku mulai membelai kakinya ke atas dan ke bawah, sambil mencium pusarnya. Perlahan-lahan tanganku bergerak lebih jauh dan lebih jauh di bawah roknya. Pahanya merasa padat dan lembut. Mama menegang saat tanganku mencapai bagian selangkangannya. Aku mengulurkan tangan dan mencari bibirnya dan dgn lembut memaksa mereka terbuka dgn lidahku. Mama mengerang di dalam mulutku. Dia membuka pahanya. Aku menggelengkan kepala tak percaya. Mama, wanita impianku, wanita yg sama yg telah melahirkanku dan saudara-saudaraku, wanita yg telah melahirkan ku membiarkan bercinta dgnnya.
Aku mengelus-elus melalui celana dalamnya. Mama mengerang dalam kenikmatan. Aku bisa merasakan untuk memeknya mulai basah melalui celana dalamnya. Aku menarik tanganku keluar dari roknya, dgn cepat membuka ritsleting roknyadan menariknya ke bawah. aku berdiri, melepaskan pakaianku secepat mungkin. K0ntol saya keras seperti batang besi. Aku menuju bawah tubuh Mama sampai mulutku menempel ke celana dalamnya. Hanya terpisah celana dalam, memeknya dari mulutku. Aku menarik napas dalam-dalam menghirup aroma memabukkan dirinya. Aku melihat rambut kemaluannya mencuat di sisi celana dalamnya.
Aku mulai menjilati selangkangan lewat celana dalamnya. Aku mulai menikmati cairan memeknya nya yg merembes melalui celana dalamnya. Aku meraih dan mengaitkan jari saya di pinggang celana dalamnya dan mulai menarik mereka. Tiba-tiba Mama tersentak.
“Oh, Sayang, tdk, kita tdk boleh” katanya.
“Niko anak Mama dan Kita tdk boleh melakukan ini. Lagi pula Mama tdk mau menghianati Papa. ”
“Mama, Niko mencintai Mama. Mama adalah wanita paling cantik di dunia. Niko tahu itu tdk biasa bagi seorang Mama dan anak untuk melakukan hubungan seksual. Tapi Niko percaya bahwa wajar untuk bercinta dgn seseorang yg dicintai.” “Tapi Niko…, bagaimana jika orang laintahu.”
“Mama tdk ada orang perlu mengetahui hal ini”
“Tapi Niko…” Aku menciumnya sebelum ia sempat menyelesaikan kalimatnya.

Aku mencium rambutnya, matanya, dan sekali lagi bibir nya seksi. Mama pasrah dalam pelukanku. Kitamulai berciuman kembali dgn lebih bergairah. Lidah kami berduel satu sama lain. Aku mengulurkan tangan dan menarik celana dalamnya. Kali ini ia tdk menolak. Aku menariknya dan melemparkannya ke lantai.
Secara naluri dia menutupi memeknya dgn tangan Aku dgn lembut menarik tangannya. Aku menatap gairah kemaluannya.
Mama mengulurkan tangan meraih kepalaku dan mulai menciumku saat aku dgn lembut membelai memeknya. Jari tengah kumasukkan ke memeknya. Pernah dalam mimpiku aku bermimpi bahwa suatu hari Mama akan membiarkan aku menarik celana dalamnya ke bawah dan membelai kewanitaannya. Memeknya sangat basah, aku kemudian mulai mencium dan menjilatinya.
Sementara Mama mengerang dalam kenikmatan. Aku kemudian menarik memeknya terbuka. Aku menghirup bau femininnya. Aku menatap dinding bagian dalam memeknya. Aku menjilatnya. Aku menjilat dinding sekitarnya menikmati memeknya yg sangat basah. Aku jilati jg clitorisnya dan Mama menjerit dalam kenikmatan.

Aku meletakkan sebuah jari di memeknya dan mulai mengerakkannya keluar masuk. Napasnya semakin memburu. Aku terus merangsang clitorisnya untuk waktu yg lama. Mama menjadi sangat basah. Jemariku basah kuyup dgn cairannya.
Tiba-tiba Mama menegang dan mengerang pada waktu yg sama. Kemudian tubuhnya bergetar terus ketika aku menjilat clitorisnya dgn cepat. Aku tahu dia baru saja mencapai klimaks. Dia cepat-cepat menarik saya ke atas dirinya.
“Sayang, Itu enak sekali”. Dia berbisik malu-malu.
“Mama tdk pernah orgasme seenak ini.
“Mama seksi dan cantik sekali. akhirnya mimpiku untuk bercinta dgn Mama menjadi kenyataan. ”
“Niko benar-benar berpikir Mama cantik sayang?.”
“ ya”

Mama mengulurkan tangan dan menarik saya untuk bibirku dan kemudian memaksa mulutku terbuka dgn lidahnya. Pada saat yg sama ia mengulurkan tangan dan meraih k0ntol saya dan mulai untuk menggosok ke atas kebawah memeknya yg sangat basah. Dia menjadi menggelinjang.
“Bu” bisikku.
“Niko cinta Mama”. Dia membentangkan kedua kaki lebar dalam diam dan meletakkan k0ntolku di lubang memek nya.

Aku menatap dalam-dalam matanya saat ia mulai menarik pinggangku ke dia. K0ntolku termasuk besar untuk seusiaku .
memeknya perlahan membuka seperti kelopak bunga. Pinggang Mama didorong ke arah pinggangku dan panis saya meluncur ke dalam memek kedasarnya . Memek Mama sangat ketat bagi seseorang yg melahirkan tiga anak. Aku bisa merasakan otot-ototnya mencengkeram. Aku kemudian menggerakkan k0ntolku keluar masuk. Saya kemudian mulai menyetubuhi Mama dgn sangat bergairah. Tubuhnya bergoyang dalam irama persetubuhan kami.
K0ntolku segera basah dgn cairan pelumas. Kami bergerak seolah-olah kita dMamaat untuk bercinta satu sama lain.. Aku bisa merasakan ujung k0ntolku menghantam mulut rahimnya. Mama mulai bernapas berat dan berat. Setelah selama sekitar lima belas menit Mama
tiba-tiba menjadi tegang dan mencengkeram pantatku. Aku bisa merasakan mulai memeknya mulai kontraksi dan pada saat yg sama aku pun mengeluarkan spermaku di rahimnya. Aku merasakan spermaku banyak sekali samapi tumpah keluar dari memeknya.
Kami lalu berciuman satu sama lain. Aku mulai bergairah dan k0ntolku mulai kembali keras di memeknya. Aku perlahan mulai
maju-mundur di memeknya. Kali ini kami bersetubuh dgn lambat dan lembut, berlangsung lebih lama. Mama dan aku orgasme pada saat yg sama .
“Niko sayang” katanya setelah persetubuhan romantis
“tongkol kamu besar jg ya, Mama tdk pernah merasakan seenak ini dgn Papamu. Mama tdk ingat kapan Mama orgasme terakhir Kali dgn Papa. “Aku tersenyum bangga. Persetubuhan pertama saya dgn Mama sudah lebih baik daripada apa pun yg Papa telah mampu berikan bertahun-tahun mereka menikah.
“Oh Mama, itu hanya karena Niko sangat mencintai Mama” “Oh Sayang ini orgasme terbaik sejauh ini” katanya.
“Niko, Sayang” Mama berbisik.
“Mama harus pergi kembali ke kamar. Mama ngga mau yg lain jadi curiga. Kami berciuman untuk beberapa waktu. Mama lalu bangkit membersihkan dirinya.
“Mama… bisa Niko simpan celana dalam Mama” Aku bertanya dgn berbisik. Mama diam.
“Sebuah souvenir? ” tanya Mama nakal.
“Ya,” jawabku.
“Hanya jika kamu menyembunyikannya”. Mama meletakkan celana dalamnya kembali dan ia menyelinap keluar dari kamar ku.

Aku melihat k0ntolku mengkilap dgn cairan persetubuhan kami.
Hal terakhir yg saya ingat adalah aku tertidur dgn celana dalam Mama di pipiku.
Keesokan harinya Mama tdk berani melihat mataku ketika kita duduk sarapan di meja makan. Aku pikir aku telah melakukan kesalahan besar. Selesaii sarapan aku sedang bersiap-siap untuk pergi ke sekolah. Saat Mama masuk ke kamarku.
“Niko” katanya,
“kita perlu bicara.”
“apa ada yg salah. Bu?” Mama tersipu.
“Sayang kita tdk bisa mengulangi apa yg kami lakukan tadi malam” Sebelum aku protes lebih jauh ia memberi isyarat padaku untuk diam.
“Sayang, Mama pikir malam tadi itu indah sekali. Mama akan selalu mengenangnya. Tapi Mama tdk pernah mengkhianati Papamu, kecuali tadi malam. Ini tdk akan terjadi lagi. ”
“Bu,” aku protes saat aku bergerak ke arahnya dan menariknya ke arahku.
“Mama..Niko cinta Mama dan Niko tahu Mama cinta Niko. Berikan cinta kita kesempatan. ”

Aku mencoba menciumnya tapi Mama menghindar dan menarik diri dari pelukanku dan menggelengkan kepalanya.
“Mama,” kataku, saat dia sudah siap untuk meninggalkan kamar
“Niko tdk akan pernah berhenti mencintai Mama dan tdk akan berhenti mengejar Mama”

Mama meninggalkan kamarku dgn mata berkaca-kaca.
Keadaan lalu adem anyem saja setelah itu. Dan meskipun aku bisa melihat bahwa Mama tdk bahagia dia tdk akan beranjak dari ketetapan hatinya. Kemudian sesuatu yg aneh terjadi ketika Aku mulai kenal gadis ini
Lisa namanya yg tinggal ngga jauh dari rumahku. Aku melihat bahwa sikap Mama terhadap ku berubah. Mama bertindak lebih seperti seseorang yg cemburu. Mama bisa marah kepaaku walaupun dalam persoalan yg sepele.

“Niko” katanya suatu hari ketika aku bersiap untuk kencan dgn Lisa.
“Mama pikir Lisa memberi pengaruh buruk ke kamu”

Aku tertegun.
“Mama cemburu sama Lisa. ”
“Nggak, Mama nggak cemburu sama dia “, bentak Mama.
“Oh,…Niko pikir Mama cemburu.” Kataku dan berjalan keluar sebelum Mama menjawab.

Diam-diam aku senang bahwa Mama cemburu. Ini memberi ku harapan bahwa mungkin Mama akan mempertimbangkan kembali hubungan kita.
Yah harapan itu terkabul lebih cepat ternyata. Suatu hari ketika hanya ada aku dan Mama, Mama bertanya,
“Niko….mmm…weekend mau ngga nonton sama Mama…” Aku terkejut…
“Mama….iya bu Niko mau” kataku.

Aku tdk bisa menunggu hinga akhir pecan tiba.
Hari itu Mama memakai pakaian yg seksi sekali. Aku hamper tdk percaya bahwa wanita seksi di sebelahku adalah Mamaku. Setelah selesai nonton kami pergi daerah pinggir pantai. Aku menariknya kelenganku dan Mama tdk melawan. Kami mulai berciuman dgn penuh gairah. Tanganku menjelajah di seluruh tubuhnya. Aku bisa melihat Mama menikmatinya.
Setelah satu jam atau lebih bercintautan aku dan Mama kembali pulang. Ketika kita sampai di rumah semua orang sudah tertidur.
“Pergi ke kamarmu dan tunggu Mama, Mama mau memeriksa Papamu.” Bisik Mama.
Aku telah melepas pakaianku dan berbaring di tempat tidur ketika Mama masuk kamarku. Setelah mengunci pintu Mama pun naik ke tempat tidur. Lalu kami berciuman dgn penuh gairah. Dgn cepat aku buka pakaian Mama dan berguling di atasnya. Aku mencium setiap jengkal tubuhnya berrkali-kali. Aku remas payudara Mama. Dia memegang k0ntol ku, yg seperti baja, dan mengarahkannya ke memek-nya. Aku menekan dan dgn mudah masuk ke memeknya yg sangat licin. Aku memegang pantat Mama dan mulai bercinta dgnnya. Mama mengerang nikmat.. Kami berguling-guling di tempat tidur, kadang-kadang dia berada di atas dan di lain waktu aku diatas. Kami bercinta untuk waktu yg seakan lama sekali dan akhirnya pun aku semprotka spermaku di dalam memeknya berbarengan dgn Mamaku yg jg mencapai orgasmenya.
“Sayang,” katanya,
“ini adalah yg terbaik sejauh ini”.
“Mama, Niko senang Mama berubah pikiran”.
“Oh, Anakku..Mama merindukanmu, dan ketika Niko mulai berkencan dgn perek itu. ”
“Maksudnya Lisa bu?,” aku menyela dgn tertawa.
“Ya, dia,” katanya.
“Mama sadar Mama cemburu dan bahwa Mama mencintaimu lebih dari apapun di dunia ini”
“Sebagai seorang kekasih” aku bertanya nakal.
“Ya sayang, Mama mencintaimu, bukan hanya sebagai seorang Mama, tetapi sebagai seorang kekasih dan Mama tdk tahan berpisah dari Niko. ” bisik Mama.
“Apakah Mama mencintai Niko lebih dari Papa.” Aku bertanya.

“Oh, Niko, Mama menghormati Papamu, tapi Mama tdk mencintainya. Dulu Mama pikir Mama mencintainya, tapi setelah berada bersama Niko sekarang Mama baru tahu apa itu cinta. ”
“Niko mencintaimu Mama. Mama telah membuat Niko anak paling bahagia di dunia. Niko tak ingin membagi Mama dgn orang lain, bahkan Papa. Mama milik Niko. Tubuh Mama adalah milik Niko. Aku ingin Mama telanjang sepanjang waktu. Saya ingin terus menyetubuhi Mama sepanjang waktu. ”
“Oh, sayang Mama menyukainya. Niko, ini akan menjadi rahasia kita. Mama ingin berada di pelukan Niko telanjang sepanjang waktu tapi kita harus hati-hati. Mama tdk ingin Papamu, Kakakmu atau adikmu tahu. Mama tahu ini akan menghancurkan hati Papamu ”
“Ya Mama Niko tahu,” jawabku.

Kami pun berciuman; tanganku membelai payudaranya. Aku kemudian menghisap putingnya yg indah dgn penuh semangat. Mama mendorongku telentang dan naik di atasku dan mengarahkan prnisku ke memeknya. Mama menekan ke bawah sampai k0ntolku masuk ke memeknya lalu Mama bergerak naik turun. perlahan pada awalnya kemudian menjadi sangat cepat. Lalu lidahnyapun mulai bermain di mulutku.
Sesaat kemudian Mama ku membuka mulutnya seperti orang teriak tapi tak ada keluar suara dari mulutnya, Aku tahu itu tandanya Mama sudah mendapatkan orgasmenya. Aku berguling keatas tubuhnya dan mengeluar masukkan k0ntolku dgn nafsunya.. Tubuhnya bergetar di setiap hentakan yg aku buat. Mamaku pun menjerit pada saat aku benamkan k0ntolku di rahimnya dan memenuhinya dgn air mani.
Lalu setelah itu kamipun berciuman lembut, k0ntolkupun masih berada si memeknya. Mama mendorongku telentang dan mulai menciumi seluruh tubuh ku
Ketika ia mencapai selangkanganku dia memasukan k0ntol kerasku kedalam mulutnya. Mama lalu memberiku oral sex, ketika aku orgasme Mama lalu Mama menelan semua spremaku.
Sejak saat itu kami mencoba untuk menghabiskan setiap kesempatan dgn berdua saja. Setiap kali kami hanya berdua Mama akan mengajakku untuk bercinta. Mama sedang berada di puncak gairah seksual dan terus-menerus horni,aku tahu karena ketika aku menarik celana dalamnya dia sudah basah kuyup. Aku bangga ketika Mama mengatakan kepada ku dgn malu-malu bahwa ia bisa basah dgn hanya memikirkan aku.
Aku memutuskan hubunganku dgn Lisa atas perintah Mama. Beberapa kali kami melakukan tindakan gila dan mengambil risiko.
Suatu kali, sementara anggota keluarga yg lain sedang berada di ruang tamu, dan Mama sedang di kamar mandi di lantai atas. Aku diam-diam jg ke kamar mandi. Mama tdk menguncinya pintu kamar mandi. Dia sedang buang air kecil. Mama kaget ketika melihatku . Sebelum Mama bisa mengatakan apapun aku menariknya dari toilet, merobek beberapa kertas toilet, membersihkan tubuhnya, menundukkan Mama diatas wastafel, dan akupun memasukan k0ntolku ke memeknya dari belakang. “Sayang yg lain bisa tau” bisiknya. Tapi aku mengabaikannya.
Aku menyetubuhinya sampai kami berdua klimaks. aku kemudian menarik kembali celana dalamnya ke atas dan tdk mengizinkan Mama untuk membersihkan dirinya. Untung saja tdk ada yg memergoki kami waktu itu. Tapi untuk sisa hari itu aku tahu Mama lengket celana dalam dan air maniku menetes keluar dari memeknya.
Aku ingat suatu malam aku terbangun horny. Aku sangat ingin Mamaku. Jadi aku dgn sangat diam-diam merayap ke kamar tidur orang tua saya.
Mereka berdua tengah tertidur. Aku tahu bahwa Papa sedang mabuk dan tertidur pulas. Mama dalam baju tidurnya dan tampak sangat seksi. Aku pun membangunkan Mama. aku memberi isyarat agar Mama tetap diam. Aku berbisik bahwa aku ingin Mama ke kamarku. Sekitar dua menit kemudian Mama pun sudah berada di kamarku. aku pun menariknya ke tempat tidur dan aku buka baju tidurnya.
“Niko, Mama perlu tidur dan di selain itu tindakan yg ceroboh sekali pergi ke kamar Mama “gerutunya. aku potongan protesnya lebih lanjut dgn menciumnya. Aku menarik Mama dan mulai menjilati memeknya. Mama pun menjadi basah dan bergairah. aku lalu memasukkan k0ntolku ke memeknya dan lalu menyetubuhinya.
Lalu, ketika dia meninggalkan kamarku, dia tampak sangat bahagia. Selama dua tahun berikutnya kami berhati-hati dan selalu bercinta di setiap kesempatan memungkinkan. Kadang-kadang kita akan pergi dan menghabiskan akhir pekan di sebuah hotel untuk bercinta. Papatdk curiga apa-apa. Aku pikir Papa senang bahwa Mama tdk ada untuk mengomelinya tentang minum.
Dua tahun kemudian kakak perempuan ku menikah dan pindah ke Surabaya. Kakak laki-laki melakukan pekerjaan serabutan dan tinggal di Bandung. Aku pikir hubungan dgn Mama itu selesai ketika aku pergi ke Jogja untuk kuliah. Tapi Mama selalu merindukan ku dan mengunjungi ku pada setiap kesempatan memungkinkan.
Pada akhirnya kami begitu saling mencintai dan Mama bercerai dgn Papa dan pindah tinggal dgnku . Papa terlalu kecanduan minuman untuk peduli. Menjadi semakin jauh dari keluarga adalah sebuah keuntungan bagi kami. Sekarang kita hidup secara terbuka sebagai suami dan istri dan nyaris tdk bisa berpisah. Mama tdk pernah keberatan kalu aku terus-menerus mencium, membelai, dan melepaskan pakaian-nya.
Kami rata-rata setdknya bersetubuh dua kali sehari. Mama mendapatkan pekerjaan yg lumayan baik di salah satu bank. Saya jg tahu Mama menginginkan anak lagi.
“Mama….” kataku suatu hari, ketika aku berusia sembilan belas tahun dan Mama tiga puluh enam,
“Niko ingin Mama hamil.”
“Sayang, kita tdk bisa! Bagaimana jika keluarga yg lain tahu dan selain itu siapa yg akan mengurusnya , Niko pergi ke sekolah sedangkan Mama bekerja. ”
“Bu” kataku,
“Kita kan udah lama ngga pernah ketemu famili-famili kita, dan selain itu paling jg mereka akan pikir kalo itu kecelakaan antara pacar Mama, kalo soal yg mengurusnya…. Niko akan mengurusnya pas Mama di tempat kerja. ” Mama pertamanya agak ragu, tapi Mama akhirnya setuju..aku senang sekali…singkat cerita akhirnya Mama hamil.

Kami sekarang memiliki seorang bayi perempuan. Anggota Keluarga yg lain mengira itu adalah sebuah kecelakaan antara Mama dgn pacar gelapnya.
Mama sekarang ingin punya anak lagi dari aku. Pada kelahiran putra kami “Ananda”(anak kedua) saya berhenti sekolah dan kami pindah ke Bali. Kami tdk pernah berhubungan lagi dgn seluruh keluarga-keluarga kita yg lain. Kita hidup secara terbuka sebagai suami istri. Aku mulai membuka usaha biro perjalanan, yg berjalan dgn dgn sangat baik. Mama tinggal di rumah dan mengurus Amanda dan Ananda anak-anak kami.
Setiap malam setelah kami menempatkan Amanda dan Ananda ke tempat tidur petualangan yg menyenangkan dimulai. Mama begitu bergairah sehingga ia sudah basah ketika aku menarik celana dalamnya lepas. Kami kemudian mandi bersama. Kami saling menyabuni dan kemudian dilanjutkan ke kamar tidur untuk bercinta lagi dan lagi. Cerita sex, cerita nyata, cerita ngentot, cerita mesum, cerita dewasa terbaru 2016
BANDAR KIU KIU | CAPSA SUSUN | ADU KIU KIU | CEME | POKER & DOMINO | SABUNG AYAM

Monday, May 2, 2016

Cerita Dewasa Yuni Cewek Genit


Namun ironisnya, aku mempunyai hasrat seks yang tinggi, aku mudah terangsang bila melihat cewek yang bagiku menarik, apalagi memakai pakaian ketat. Jujur saja, bila sudah begitu pikiranku sering mengkhayal ke arah persetubuhan. Bila hasratku sudah tak lagi dapat kutahan, terpaksa aku melakukan onani. Aku memilih itu sebab aku tak tahu lagi harus menyalurkan kemana.

Sifat pendiamku ternyata membuat cewek-cewek di kampusku penasaran, sepertinya mereka ingin tahu lebih banyak tentangku. Cuma mereka harus kecewa sebab aku kesulitan untuk bergaul dengan mereka. Di samping itu teman-temanku bilang aku mempunyai face yang lumayan ganteng (nggak nyombong lo..), kulitku putih, rambuntuku gondrong, dan tinggiku sekitar 170 cm.

Bila aku melintas di koridor kampus, aku merasa ada beberapa cewek yang melirikku, tetapi aku berusaha cuek saja, toh aku tak bisa mendekatinya. Namun ada seorang cewek yang diam-diam menyukaiku, hal itu aku ketahui dari sahabatku.

Ketika aku minta untuk menunjukkan anaknya, kebetulan penampilannya sesuai degan seleraku. Tinggi tubuhnya sama denganku, rambut panjang, kulit putih bersih, wajah menarik, ukuran toketnya juga pas dengan seleraku, dan badannya padat berisi.

Sebut saja namanya Yuni (samaran). Sejak itu setiap kali aku melihatnya, aku sering berpikiran edan, yaitu membayangkan bisa bersetubuh dengannya. Sebaliknya bila ia melihatku, sikapnya biasa-biasa saja, walaupun aku tahu sebenarnya dia menyukaiku.

Pada suatu hari yang tak terduga olehku, seolah-olah keinginanku dikabulkan (masa?). Saat kuliah usai pada jam 19.00 sore, selepas keluar ruangan aku hendak untuk mencuci muka, sekedar menyegarkan diri.

Aku menuju WC kampus yang kebetulan letaknya agak menyendiri dari "peradaban" kampus. Sampai disana aku mendapati beberapa orang yang juga akan mempergunakan kamar mandi. Selagi menunggu giliran, aku ingin buang air kecil dulu, tapi kamar mandi sedang dipakai.

Praktis aku urungkan saja. Begitu tiba giliranku, aku hendak menuju ke arah kran, tiba-tiba dari arah pintu kamar mandi yang tertutup tadi keluarlah seorang cewek yang selama ini kusukai dan dia juga mengincarku.

Aku sangat tekejut melihatnya, sikapku hampir salah tingkah, begitu pun dengan dia. Kami saling bertatapan mata dan terdiam beberapa saat. Kemudian dia sedikit tersenyum malu-malu. Kok dia ada disini sih?, Pikirku. Akhirnya aku memberanikan diri untuk memulai percakapan.

"La, ngapain elo masuk ke WC cowok?" tanyaku penuh rasa heran.

"Ehh.. itu.. ehmm.. tempat cewek penuh semua, makanya gue ke sini.."

"Emang yang di lantai bawah juga penuh?", tanyaku.

Padahal dalam hati aku merasa mendapat kesempatan emas.

"Iya. Emang kenapa? Boleh dong sebentar doang.. lagi pula 'kan sekarang udah nggak ada siapa-siapa, ya kan..?", jawab Yuni rada genit.

Aku pun tidak mau kalah.

"Tapi kan gue cowok, elo nggak malu?", gantian aku membalasnya.

"Kalo elo, gue emang nggak keberatan kok.., untungnya cuman tinggal elo dong yang ada di sini, daripada yang laen..", jawab Yuni.

Denger jawaban kayak gitu, aku malah jadi tambah bengong. Gila.. kayaknya dia emang ngasih kesempatan nih! Pikirku. Tiba-tiba dia menyerobot posisi gue yang dari tadi udah berdiri di samping kran.

"Sorry yah, gue duluan, habis elo bengong aja sih..", katanya.

Rupanya dia juga mau mencuci muka. Selama dia mencuci muka, aku seperti orang bingung. Kadang-kadang aku mencuri pandang ke arah bagian yang terlarang. Posisinya yang sedang membungkuk membuat pantatnya yang berisi menungging ke arah selangkanganku.

Ditambah lagi CD-nya yang berwarna krem terlihat olehku. Lama kelamaan aku menjadi terangsang, kontolku mulai tegang tak keruan. Langsung saja di pikiranku membayangkan kontolku kumasukkan ke dalam memeknya dari belakang pada posisi seperti itu.

Entah apa yang merasuki pikiranku, aku berniat untuk menyetubuhinya di WC ini, sebab hasratku sudah tak tertahankan. Aku tak peduli dia keberatan atau tidak. Pokoknya aku harus ngentot dengan dia, apapun caranya.

Diam-diam aku berdiri di pintu keluar, mengamati keadaan. Aman pikirku, tak ada seorang pun. Jadi aku bisa leluasa melaksanakan niat bejatku. Saat dia menuju pintu keluar, dari jauh aku sudah melihat senyumannya yang merangsang birahiku.

Sepertinya dia memang sengaja menarik perhatianku. Tiba-tiba dengan cepat kupalangkan tanganku di depannya, sehingga ia menghentikan langkahnya. Dia melihatku seakan- akan mengerti maksudku.

"Buru-buru amat La, emang elo udah ada kuliah lagi?", tanyaku.

"Enggak kok, gue cuman pengen istirahat di sini aja", jawabnya.

Aku tak menanggapinya, dengan cepat aku segera menutup dan mengunci pintu dari dalam. Melihat sikapku, Yuni mulai menatapku dalam-dalam. Dengan perlahan kudekati dia. Kutatap kedua matanya yang indah. Dia mulai bereaksi, perlahan dia juga mulai mendekatiku, sehingga wajah kami berdekatan. Aku mulai merasa bahwa dia juga merasakan hal yang sama denganku. Nafasnya juga semakin memburu, seolah-olah dia mengerti permainan yang akan kulakukan.

Mulutnya mulai terbuka seperti akan mengatakan sesuatu, namun dia keburu mengecupku dengan lembut. Perasaanku saat itu tak menentu, sebab baru kali inilah aku dicium oleh seorang cewek. Dengan spontan aku pun membalasnya dengan mesra. Aneh, walaupun aku belum pernah melakukannya, otomatis aku tahu apa yang harus mesti kulakukan. Apalagi aku juga sering melihat di film BF.

Kami saling bermain lidah cukup lama, sampai kami kesulitan bernafas. Kedua bibir kami berpagut sangat erat. Desahan Yuni membuatku semakin hot menciumnya. Aku mulai menggerakkan tanganku menuju ke pantatnya, kuraba dengan lembut, dan dengan gemas kuremas pantatnya.

Kemudian aku mencoba untuk mengusap bagian memeknya. Kugosok-gosok sampai dia mengerang kenikmatan. Aku panik kalau erangannya terdengar ke luar. Setelah kuberi tahu dia mengerti dan mengecup bibirku sekali lagi.

Usapanku membuat cairan memeknya membasahi celananya. Karena dia memakai celana bahan, maka cairannya juga membasahi tanganku.

"Ssshhtt.. gilaa.. enak banget.. ehmm..", desah Yuni.

Aku melepaskan ciumanku dan berpindah menciumi lehernya yang putih mulus. Lehernya yang harum membuatku makin gencar menciumi lehernya. Mata Yuni terlihat mendelik dan menengadahkan mukanya ke atas merasakan kenikmatan. Tangannya mulai berani untuk meremas kontolku yang keras. Enak sekali pijitannya, membuat kontolku semakin berdenyut- denyut.

Aku berhenti menciumi lehernya, aku mulai meraba-raba toketnya yang sudah mengeras. Yuni mulai membuka kaosnya, dan memintaku untuk memainkan kedua toketnya. Kuraba-raba dengan lembut, dan sesekali kuremas sedikit.

Merasa masih ada penghalang, kubuka BH-nya yang berwarna putih. Benar-benar pemandangan yang sangat indah, toketnya yang berukuran sedang, putih mulus, dan putingnya merah kecoklatan terlihat menantang seperti siap untuk dikemot.

Langsung saja aku sedot susunya yang kenyal itu. Yuni menggelinjang kenikmatan dan memekik. Aku tak peduli ada orang yang mendengar. Rupanya dia senang menyemprotkan parfum ke dadanya, sehingga terasa lebih nikmat mengulum toket harum.

Aku benar-benar menikmati toket Yuni dan aku ingin mengemoti toket Yuni sampai dia menyerah. Kujilat puting susunya sampai putingnya berdiri tegak. Kulihat Yuni seperti sudah di awang-awang, tak sadarkan diri.

Tangan Yuni mulai membuka ritsleting celana gue dan berusaha mengeluarkan kontol gue yang sudah keras sekali. Begitu semua terlepas bebaslah kontol gue menggantung di depan mukanya yang sebelumnya dia telah mengambil posisi jongkok.

Dia kocok-kocok kontol gue, sepertinya dia sedang mengamati dahulu. Lalu dia mulai mencium sedikit-sedikit. Kemudian dia mencoba membuka mulutnya untuk memasukkan kontolku. Pertama hanya 1/4 nya yang masuk, lama-lama hampir seluruh kontolku masuk ke mulutnya yang seksi, kontolku sama sekali sudah tak terlihat lagi.

Lalu dia mulai memaju mundurkan kontolku dalam mulutnya. Sedotan dan hisapannya sungguh luar biasa, seperti di film BF. Aku menahan rasa geli yang amat sangat, sehingga hampir saja aku mengeluarkan maniku di dalam mulutnya.

Belum saatnya, pikirku. Aku ingin mengeluarkan maniku di dalam memeknya. Maka aku memberi tanda agar Yuni berhenti sebentar. Aku berusaha menenangkan diri sambil mengusap-ngusap toketnya. Setelah rileks sedikit, Yuni mulai melanjuntukan permainannya selama kurang lebih 10 menit. Yuni sempat menjilat cairan bening yang mulai keluar dari ujung kontolku dan menelannya.

Yuni kemudian bangkit untuk melepaskan celana panjangnya, ia juga melepaskan CD-nya yang berwarna krem. Aku mengambil posisi jongkok untuk menjilati memeknya dahulu, agar licin. Kubuka pahanya lebar-lebar.

Terlihatlah memek Yuni yang sangat bersih, berwarna merah, lipatannya masih kencang, tak tampak sehelai bulu satu pun. Sepertinya Yuni memang pandai merawat kewanitaannya. Aku mulai menjulurkan lidahku ke memeknya.

Aku sempat berpikir bagaimana kalau di memeknya tercium bau yang tidak sedap. Ah, bodo amat aku sudah bernafsu, aku tahan nafas saja.

Kubuka belahan memeknya. Lalu kujilat bagian dalamnya. Tapi ternyata koq baunya tidak seperti yang kubayangkan sebelumnya. Memek Yuni tidak berbau kecut, tapi juga tidak berbau harum, bau memek alami. Justru bau yang alami seperti itulah yang membuatku makin bernafsu serasa ingin melumatnya semua ke dalam muluntuku. Aaahh..Yuni benar-benar pandai merawat memeknya. Sungguh beruntung aku.

Aku terus menjilat-jilat memeknya yang mulai basah dengan cairannya. Yuni terlihat sangat menikmati permainan ini. Matanya sayu, desahannya makin keras seraya menggigit bibir bawahnya.

"Akkhh.. sstt.. uugh.. gilaa.. enak banget..", desah Yuni.

Memeknya terasa hangat dan lembut. Betul-betuk memek ternikmat yang kurasakan.

Kumasukkan jari telunjukku ke dalam memeknya sambil mengait-ngaitkan ke dinding memeknya. Tentu saja Yuni makin edan reaksinya, membuat semakin kelojotan nggak keruan. Sampai ia menjepitkan kedua belah pahanya hingga kepalaku terjepit di antara sepasang paha yang putih mulus, dan tangannya menjambak rambuntuku sampai aku sendiri merasa kesakitan.

Cairan yang keluar dari memeknya sampai meleleh ke pipiku dan kepahanya. Sebagian sempat mengalir ke bibirku. Karena penasaran dengan selama ini yang kutahu, kucicipi cairan itu. Gila! Rasanya enak koq, agak asin.

Langsung aja aku hisap sebanyak-banyaknya dari memeknya. Yuni sempat risih melihat perbuatanku. Namun aku cuek saja, sebab dia tadi juga melakukan hal yang sama pada kontolku.

Tiba-tiba Yuni mendorong kepalaku dari memeknya. Kayaknya dia sudah nggak kuat lagi.

"Masukin dong punya elo, gue udah nggak tahan nich.. ayo dong sayy..", pinta Yuni dengan suara mendesah.

Aku sempat tertegun sejenak, sebab sama sekali aku belum pernah melakukannya.

"Ayo cepat dikit dong..", katanya sambil memandangku yang tertegun sejenak.

Dengan bermodal nekat dan pengetahuan dari film BF, gue turutin saja permintaan Yuni.

Kuangkat satu kakinya ke atas bak mandi, sehingga posisi memeknya lebih terbuka. Memeknya sudah basah sekali oleh cairan sehingga terlihat mengkilat. Hal itu makin membuatku bernafsu untuk memasukkan kontolku ke memeknya. Kuelus-elus dahulu kepala kontolku ke bibir memeknya. Kudorong kontolku perlahan.. masuk sedikit demi sedkit..

Pantatku terus kudorong, terasa sebagian kepala kontolku sudah masuk ke lobang memek Yuni yang sudah basah dan licin tapi terasa sempit banget. Dalam hati aku beruntung juga bisa ngerasain sempitnya memek perawan.

Kucoba kugesek dan menekan perlahan sekali lagi. Kontolku sudah masuk setengahnya, namun masih terasa sempit sekali. Tubuh Yuni sempat tersentak ketika kontolku sudah masuk seluruhnya.

"Auuwww.. sakitt.. pelann.. sstt..", Yuni sedikit menjerit.

Kutarik kontolku keluar, lalu kudorong lagi sekuat tenaga. Aku sengaja membiarkan kontolku menancap di dalamnya beberapa saat agar memek Yuni terbiasa menerima kontolku. Kemudian barulah aku memulai gerakan maju mundur.

Terasa kontolku bergesekan dengan dinding memek yang bergerinjal-gerinjal. Jadi ini toh yang dinamakan bersetubuh, pikirku dalam hati. Kontolku terasa agak perih dijepit oleh memeknya, tapi tetap kuteruskan, aku tak mau kehilangan kesempatan berharga ini.

Tampaklah pemandangan indah ketika kontolku keluar masuk memek Yuni. Kontolku sudah tidak terasa perih lagi, malah sebaliknya, terasa geli ngilu enak. Yuni semakin tidak jelas rintihannya, seperti orang menangis, air matanya meleleh keluar.

Mulutnya menggigit bibirnya sendiri menahan sakit. Aku sempat kasihan melihatnya. Mungkin aku sudah keterlaluan. Kucoba berbicara padanya sambil kedua pinggul kami menghentak-hentak.

"Ke.. napa.. La.. ehhgg.., elo.. pe.. ngen udahann..?", tanyaku.

"Ja.. ngan dilepas.. terussinn.. aja.. gue.. nggak.. apa.. apa.. kok.. sstt..", kata Yuni.

Goyangan pinggul Yuni sangat luar biasa, hampir aku dibuat ngecret sekali lagi. Kutarik kontolku keluar dan kudiamkan beberapa saat. Setelah itu aku minta ganti posisi, aku ingin ngentotin dia dari belakang. Yuni berpegangan pada pintu kamar mandi, sedangkan pantatnya sudah menungging ke arahku.

Dalam posisi itu lipatan memeknya terlihat lebih jelas. Tanpa basa-basi lagi kumasukkan saja kontolku dengan hentakan yang kuat. Kali ini lebih lancar, sebab memeknya sudah terbiasa menerima kontolku.

Kali ini gerakan Yuni lebih hot dari sebelumnya, ia mulai memutar- mutar pantatnya. Setiap gerakan pantatnya membuat kontolku sangat geli luar biasa.. kontolku berdenyut-denyut seperti ingin memuntahkan lahar yang panas..aku merasa tak tahan lebih lama lagi. Tapi aku tak ingin mengecewakan Yuni, aku pun berusaha mengimbangi permainannya.

Aduhh srr.., ada cairan licin kembali keluar dari kontolku. Cairan itu makin menambah licin dinding memek Yuni. Aku benar-benar merasakan kenikmatan persetubuhan ini. Aku makin tenggelam dalam kenikmatan bersetubuh dengan Yuni, sungguh aku tak akan melupakannya.

Tubuh kami terlihat mengkilat oleh keringat kami berdua. Toket Yuni bergoyang-goyang mengikuti irama gerakan kami, membuatku makin gemas untuk meremasnya dan sesekali kukemot sampai ia memjerit kecil. Memek Yuni makin berbusa akibat kocokan kontolku.

Aku merasakan sesuatu yang tak tertahankan lagi. Aku makin pasrah ketika kenikmatan ini menjalar dari buah zakar menuju dengan cepat ke arah ujung kontolku. Seluruh tubuhku bergetar hendak menerima pelepasan yang luar biasa.

"Laa.. gue udah mau keluar.. nihh.. Elo.. masih.. lama.. nggak..?", rintihku.

"Sa.. bar.. se.. bentarr.. sayaangg.. sama.. samaa.. gue.. juga.. hampir.. keluarr.. oohh.. ahhgghh..", pantatnya menekan kontolku dengan kuat.

Mukanya berusaha menengok ke arahku berusaha mengulum bibirku. Kudekatkan bibirku agar dia bisa mengulumnya.

Bersamaan dengan itu..

"Aaahh.."

Kontolku menyemprotkan air mani ke dalam lobang memeknya berkali-kali. Sampai cairan putih itu meleleh ke pahanya dan sempat menetes ke lantai. Tak kusangka banyak sekali spermaku yang berlumuran di memeknya.

Yuni berjongkok memegang kontolku. Lalu ia menjilat dan mengulum kontolku yang masih berlumuran sperma. Dia menelan semua spermaku sampai kepala kontolku bersih mengkilat. Dia kelihatan tersenyum bangga.

Yuni kembali berdiri memandangi penuh kepuasan. Tubuh Yuni terjatuh lemas membebani tubuhku, badannya bergetar merasakan orgasme.

Yuni memandangku tersenyum, disertai dengan nafas yang masih terengah-engah. Kami pun berpelukan dalam tubuh penuh keringat dengan alat kelamin kami masih saling menyatu. Bibir kami saling mengecup dengan mesra, sambil memainkan bagian-bagian sensitif.

Kami membersihkan diri bersama sebelum beranjak keluar WC. Selama kami mandi kami saling mengutarakan sesuatu hal. Iseng-iseng aku bertanya mengapa dia mau menerima perlakuanku barusan.

Ternyata Yuni mengatakan bahwa selama ini dia sudah lama menyukaiku, namun ia tidak berani mengutarakannya, sebab malu sama teman-temannya. Aku sempat tertegun mendengarnya. Kemudian aku juga mengatakan bahwa aku juga suka padanya.

Seakan dia tak percaya, tetapi setelah kejadian tadi kami menjadi saling menyayangi. Kami kembali berpelukan dengan mesra sambil saling mengecup bibir.

Aku sempat khawatir kalau Yuni hamil, sebab aku mengeluarkan spermaku di dalam memeknya. Aku tidak mau menikah, aku belum siap jadi bapak. Biarlah, kalaupun Yuni hamil, aku akan membuat suatu rencana. Lagipula kami melakukannya baru sekali, jadi kemungkinan dia hamil kecil peluangnya.

Selesai mandi aku menyuruh Yuni keluar belakangan, aku keluar duluan agar bisa mengamati keadaan. Setelah tidak ada orang satupun, barulah Yuni keluar, kemudian kami pergi berlawanan arah dan bertemu kembali di suatu tempat. Sampai saat ini hubunganku dengan Yuni masih berjalan baik, cuma kami belum mengulang apa yang kami lakukan di WC dulu.

Beberapa minggu setelah kejadian itu aku mendengar fakta dari teman-temannya bahwa Yuni itu sebenarnya cewek yang haus seks. Dia juga telah bersetubuh dengan banyak pria, baik dari kalangan mahasiswa atau om-om.

Makanya aku sempat curiga waktu kami bersetubuh dulu, sebab walaupun memeknya masih rapat seperti perawan, namun aku tidak merasakan menyentuh selaput daranya, bahkan aku sama sekali juga tidak melihat darah yang keluar dari lubang memeknya.